jump to navigation

Sampah oh Sampah September 30, 2013

Posted by tintabiru in Serbaneka.
trackback

Penerapan Sistem 3R dalam Pengelolaan Sampah Rumah Tangga

REDUCE
(Mengurangi sampah dengan mengurangi pemakaian barang atau benda yang tidak terlalu kita butuhkan)

1. Kurangi pemakaian kantong plastik.
Biasanya sampah rumah tangga yang paling sering dijumpai adalah sampah dari kantong plastik yang dipakai sekali lalu dibuang. Padahal, plastik adalah sampah yang perlu ratusan tahun (200-300 tahun) untuk terurai kembali. Karena itu, pakailah tas kain yang awet dan bisa dipakai berulang-ulang.

2. Mengatur dan merencanakan pembelian kebutuhan rumah tangga secara rutin misalnya sekali sebulan atau sekali seminggu.

3. Mengutamakan membeli produk berwadah, sehingga bisa diisi ulang.

4. Memperbaiki barang-barang yang rusak (jika masih bisa diperbaiki).

5. Membeli produk atau barang yang tahan lama.

REUSE
(Memakai dan memanfaatkan kembali barang-barang yang sudah tidak terpakai menjadi sesuatu yang baru)

1. Sampah rumah tangga yang bisa digunakan untuk dimanfaatkan seperti: koran bekas, kardus bekas susu, kaleng susu, wadah sabun lulur, dsb. Barang-barang tersebut dapat dimanfaatkan sebaik mungkin misalnya diolah menjadi tempat untuk menyimpan tusuk gigi atau cotton-but.

Selain itu barang- barang bekas tersebut dapat dimanfaatkan oleh anak-anak, misalnya memanfaatkan buku tulis lama jika masih ada lembaran yang kosong bisa dipergunakan untuk corat coret, buku-buku cerita lama dikumpulkan untuk perpustakaan mini di rumah untuk mereka dan anak-anak sekitar rumah.

2. Menggunakan kembali kantong plastik belanja, untuk belanja berikutnya.

RECYCLE
(Mendaur ulang kembali barang lama menjadi barang baru)

1. Sampah organik bisa di manfaatkan sebagai pupuk. Sampah anorganik bisa di daur ulang menjadi sesuatu yang bisa digunakan kembali contohnya: mendaur ulang kertas yang tidak digunakan menjadi kertas kembali, botol plastik bisa disulap menjadi tempat alat tulis, plastik detergen, susu, bisa dijadikan tas cantik, dompet, dll.

2. Disetorkan ke bank sampah yang kemudian dikonversikan ke tabungan.

Comments»

No comments yet — be the first.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: