jump to navigation

Resep Plasebo May 23, 2009

Posted by tintabiru in Renung.
trackback

42-18916164Sebuah studi baru menemukan bahwa hampir sebagian internis di Chicago mengatakan telah meresepkan plasebo kepada pasien mereka selama prakteknya. Menurut para peneliti, kebanyakan dokter di dalam studi juga mengatakan bahwa mereka percaya kekuatan plasebo, mengindikasikan bahwa dokter menerima hubungan pikiran-tubuh yang dapat mempengaruhi kesehatan. Plasebo seringkali dikenal sebagai pil gula (sugar pill), sebenarnya tidak mempunyai mutu pengobatan. Studi ini dipublikasikan di dalam Journal of General Internal Medicine.

Tim peneliti dari Universitas Chicago mengirimkan survey tentang penggunaan plasebo kepada 466 internis di Universitas Chicago, Universitas Northwestern dan Universitas Illinois. Setengah dari penerima merespon dan 45 % responden melaporkan pemberian plasebo kepada pasien paling sedikit sekali selama praktek bertahun-tahun.

Penulis penyerta Rachel Sherman, seorang mahasiswa kedokteran dari University of Chicago’s Pritzker School of Medicine mengatakan bahwa plasebo telah digunakan dalam kedokteran sejak jaman dahulu dan masih relevan secara klinik dan secara filosofi menarik. Selain dikenal sebagai kontrol di dalam uji klinis, studi ini menjelaskan bahwa plasebo dipandang sebagai alat terapi dalam praktek pengobatan. Dari dokter yang mengatakan telah meresepkan plasebo, satu dari tiga (34%) mengatakan mereka memberitahukan kepada pasien mereka plasebo adalah “bahan yang dapat membantu dan tidak menyakitkan”. Satu dari lima (19%) memberitahukan kepada pasien mereka “plasebo adalah pengobatan” dan satu dari 10 (10%) mengatakan “plasebo adalah pengobatan tanpa efek khusus”. Empat persen dokter yang meresepkan plasebo memberitahukan kepada pasien mereka tentang resep plasebo.

Sekitar 12% dokter yang menjawab survey yang mengatakan bahwa para dokter seharusnya mencegah pemberian plasebo. Menurut tim peneliti, penggunaan plasebo masih diperdebatkan secara etika. Beberapa ahli etika berpendapat pasien harus tahu mereka diberikan plasebo, tapi yang lain melihat tidak ada masalah dengan efek plasebo. Efek plasebo berarti beberapa pasien membaik secara spontan atau karena mereka percaya sedang ditangani, bukan karena pengobatannya.

Hampir seluruh responden (96%) mengatakan mereka percaya plasebo bermanfaat terapi bagi pasien. Kebanyakan jug percaya kemungkinan psikologi positif dan manfaat fisiologi dari meditasi, yoga, teknik relaksasi, biofeedback, berdoa, spiritual, sistem pendukung sosial yang baik, rapor dokter-pasien yang baik dan disain interior lingkungan pelayanan kesehatan.

(Sumber: kalbe.co.id)

                                                                                                  

Comments»

No comments yet — be the first.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: