Biarkan Jatuh Cinta – by ST12 October 19, 2009
Posted by tintabiru in Kayungyun.add a comment
tatap ini indah melihatmu
rasa ini rasakan cintamu
jiwa ini getarkan jiwamu
jantung ini detakan jantungmu
dan biarkan aku padamu
takkan menyesal hidup di dalam hidupku
rasa ini tulus padamu
dan kan ku biarkan sampai aku mati
reff:
biarkan aku jatuh cinta
pesona pada pandangan saat kita jumpa
biarkan aku kan mencoba
tak peduli kau berkata tuk mau atau tidak
tatap ini indah melihatmu
rasa ini rasakan cintamu
jiwa ini getarkan jiwamu
jantung ini detakan jantungmu
Mencintai Orang yang Istimewa March 12, 2008
Posted by tintabiru in Kayungyun.add a comment
Romantis… March 9, 2008
Posted by tintabiru in Kayungyun.1 comment so far
Romantis adalah ekspresi cinta yang menggelora, begitulah setidaknya definisi WordWeb Thesaurus/ Dictionary dari
Princeton University. Pengertian ini lebih diperjelas oleh Robert Billingham, seorang profesor di bidang perkembangan manusia dan studi keluarga dari Indiana University, AS.“Sebelum bicara lebih lanjut, pertama-tama kita harus menyamakan ‘bahasa’ dengan mengganti kata ‘romantis’ dengan kata ‘sayang’ atau ‘peduli’, karena itulah sebenarnya yang dicari wanita,” ungkap Billingham. “Bagi wanita, sikap romantis adalah refleksi dari kepercayaannya terhadap pasangannya”.
Ekspresi kemesraan dapat diwujudkan oleh sang suami berupa perhatian berlebih, hadiah, atau pujian, misalnya terhadap kecantikan dan kehandalan isteri mengurus rumah tangga. Lebih dari itu, psikolog Sawitri Supardi mengatakan, di mata para isteri, suami yang romantis digambarkan sebagai sosok yang peka dan peduli pada kebutuhan individu sang isteri. Praktisnya, kebutuhan romantis suami istri ini bisa berupa kontak fisik maupun batin yang dinikmati secara bersama.
Namun harapan sering berbeda dengan realitas. Istri tidak selalu mendapatkan sikap romantis dari suaminya seperti yang diinginkan walaupun suami merasa telah memberi yang terbaik dan tidak selingkuh. Menurut psikolog, persepsi istri dan suami tentang romantisme memang tidak selalu sama. Istri mengasosiasikan kemesraan dengan hal-hal yang mengarah pada hubungan serasi, penuh cinta kasih, tidak selalu fisik. Itu sebabnya seorang istri menganggap pemberian bunga, puisi dan rayuan sebagai perilaku romantis. Lain halnya dengan suami. Sense of romance-nya lebih pada tujuan, jadi harus nyata bukan simbol.
Jelasnya, romantis bagi suami berarti kedekatan dengan istrinya secara fisik. Baginya, kartu ucapan bertuliskan “I miss you” dari sang istri mungkin kurang romantis. Begitu pula, suami tidak ingin agar anak, orang tua, mertua atau pihak ketiga lain ikut nimbrung dalam menikmati momen romantis dengan istri.Ada kisah kasih pasangan pengantin baru yang seharusnya masih dalam masa-masa romantis. Namun sang istri justru bilang, ”Suamiku tidak romantis sama sekali. Ia tak mengerti kalau bunga dapat membuat wanita sampai terjongkok-jongkok saking senengnya. Ia juga tak mengerti kalau mendapat kertas kecil ada tulisannya ”I love you” bisa membuat wanita terbang ke langit ke 12”. Konon langit cuma ada tujuh lapis, namun dalam kisah tersebut ternyata sang suami memiliki versi romantis yang lain. Saat menonton bersama acara film di TV, dia senang membelai-belai istrinya dari awal sampai film berakhir. Alhasil si istri malah kabur karena kegelian.
Bunga atau tanda cinta yang lain perlu disampaikan dengan cara yang tepat dan pada saat yang tepat pula. Ada kisah seorang suami yang selalu mengirim bunga pada waktu ulang tahun istrinya. Bunga itu dikirim lewat jasa kurir ke kantor sang istri pagi-pagi sekali sebelum ia datang. Sang isteri malah merasa malu, ”Rekan satu kantor selalu menanyakan bunga itu dari siapa dan ada acara apa. Karena setiap tahun seperti itu, lama kelamaan mereka jadi tahu duluan kalau ada bunga datang ke meja kantorku. Malu-maluin, kenapa tidak kirimnya ke rumah saja”.
Memberi bunga ternyata tak selamanya romantis. Cerita lain ketika seorang suami ingin mengejutkan isterinya dengan membawa seikat bunga. Betapa terperangahnya sang suami saat isterinya malah berkomentar, “Ngapain beli bunga? Sayang banget duitnya. Lebih baik buat temanku yang kebetulan baru saja melahirkan”. Untunglah sang suami bukan hanya romantis tapi juga berpikir positif. Dia malah senang karena menurutnya istrinya lebih mementingkan untuk membahagiakan orang lain.
Tapi yang lebih menjengkelkan adalah jika alasannya agar praktis. Seorang isteri protes terhadap suaminya yang tidak memberikan hadiah pada saat ia ulang tahun. Suaminya justru tidak habis pikir, “Lha saya kan sudah kasih uang dan credit card, kamu mau beli apa saja bisa”.
Nah, beda persepsi inilah yang dapat membuat tujuan dari ritual romantis, yaitu kemesraan dan kebahagiaan, tidak selalu tercapai. Hal itu tak akan jadi masalah bagi isteri selama suaminya setia. ”Yang penting dia menyayangi dan mencintai kita apa adanya. Ya, daripada romantis tapi selingkuh”, demikian komentar salah seorang isteri.
***
Memang tak dapat dipungkiri, sebuah perkawinan akan lebih serasi jika dibumbui hal-hal yang romantis walaupun kadarnya relatif sedikit. Untuk itu suasana romantis perlu dihidupkan dalam rumah tangga. Seribu jalan menuju ke Roma, banyak cara dapat ditempuh menuju keluarga yang mesra.
Yang mula-mula perlu dilakukan adalah mengetahui bagaimana persepsi suami mengenai romantisme. Sekecil apapun pengertiannya, istri perlu memberikan respon atau apresiasi positif. Ketika suami melakukan hal-hal kecil untuk istri, ucapan terimakasih dan wajah gembira dari istri akan jadi kebahagiaan dan sekaligus kebanggaan bagi suami.
Menunjukkan wajah yang cerah dan saling mengucapkan salam bila bertemu juga dapat membuat pasangan saling lebih mencintai. Panggilan sayang, ciuman, sentuhan pada lengan dan punggung sangat mententramkan dan terasa romantis. Jari-jemari yang saling menggenggam ibaratnya menggugurkan dosa-dosa keduanya. Bahkan di meja makanpun suami istri bisa bermesraan. Makan sepiring berdua, minum segelas berdua dapat menumbuhkan rasa kebersamaan yang kuat. Trik ampuh lainnya adalah saling memberi hadiah karena dapat mengokohkan rasa kasih sayang, tentunya dengan jenis hadiah dan saat yang tepat untuk memberikannya.
Pada kasus yang lain, tidak jarang hadirnya ”pihak ketiga”, seperti orang tua atau mertua, kerabat, dan anak, dapat mengurangi frekuensi kemesraan namun tidak harus mengurangi kualitasnya. Oleh karena itu sangatlah penting untuk menjaga hubungan baik dengan mereka. Namun tidak urung ada perubahan pada hubungan suami istri tatkala si buah hati hadir. Curahan kasih sayang suami kadang hanya tertuju pada anak, akibatnya isteri jadi cemburu. ”Tadinya tiap hari suami memanggilku ”sayang”. Sekarang hampir tak pernah lagi. Kata-kata sayang hanya untuk anak. Aku merasa shock dia berubah menjadi begini. Walau sikap mesranya itu pada anak sendiri.”
Usia pernikahan juga bukan alasan untuk mengurangi kemesraan. Seorang isteri menuturkan, ”Setelah 10 tahun lebih kami married, justru makin romantis. Kalau jalan berdua kami gandengan. Saat duduk di taman sambil menemani anak-anak bermain, kami berangkulan. Di rumah, kami masih sering bermain gelitik-gelitikan atau rebutan suatu barang sampai jungkir balik. Anak-anak sering ikutan, ada yang pro ayahnya, ada juga yang pro ibunya”
Kabur dari rutinitas juga perlu dilakukan khususnya jika usia pernikahan sudah lama. Ada kisah pasangan yang telah menikah 7 tahun dan memiliki 2 anak. Sang suami bukan tipe yang romantis. Namun sang isteri tak patah semangat. Hari demi hari ia mengompori hingga akhirnya berhasil meromantiskan suaminya. ”Yang jelas kami selalu menyempatkan waktu untuk pergi berdua seminggu sekali tanpa diganggu anak-anak untuk tetap menjaga keromantisan. Pergi nonton, ke cafe, atau jalan-jalan ke mall berdua layaknya ABG“.
Ada kalanya suami membutuhkan penyegaran karena setelah menikah secara bertahap hubungan intim berubah menjadi rutinitas. Oleh karena itu, variasi dapat juga diwujudkan dalam melakukan hubungan intim. Kadang suami ingin melakukan hal-hal yang kreatif dan spontan. Misalnya mengganti lampu dengan lilin aroma terapi, tampil dengan baju seksi, makan malam diterangi lilin dan disertai percakapan yang hangat membuat suami merasa sedang berpacaran kembali. Umumnya suami suka makan enak dalam suasana romantis, jadi apa salahnya memuaskannya di meja makan?
****
Kontak secara fisik dan batin adalah kunci dalam menumbuhkan sikap romantis dalam hubungan suami istri. Untuk mewujudkannya, dibutuhkan kesediaan untuk berkomunikasi dua arah dan hati yang ikhlas untuk menerima sang belahan jiwa apa adanya. Menceritakan rahasia terdalam akan menunjukkan totalitas hubungan suami istri. Totalitas ini pulalah yang dapat meluncurkan kata-kata maaf untuk menyudahi pertengkaran yang mungkin terjadi.
Romantisme dalam rumah tangga dapat mencairkan jiwa suami istri, karena jiwa dapat berkarat seperti besi.
Canda ria suami istri begitu penting di tengah kepenatan hidup sehari-hari. Kalau tidak, bisa-bisa cinta akan berkarat.Terakhir, ada rahasia yang harus kita ketahui mengapa suami istri harus romantis. Suami adalah titipan Tuhan kepada istri yang sewaktu-waktu dapat diambil kembali. Karena itu perlulah memberikan kesan terbaik pada saat bersamanya.
(Tulisan Vita Sarasi di www.wrm-indonesia.org)
Ayat-ayat Cinta February 4, 2008
Posted by tintabiru in Kayungyun.add a comment
taruh bibirmu seperti bintang di langit kata-katamu,
ciuman dalam malam yang hidup,
dan deras lenganmu memeluk daku
seperti suatu nyala bertanda kemenangan
mimpikupun berada dalam
benderang dan abadi
(puisi yg diucapkan Aisha pada Fahri, Novel Ayat-ayat Cinta)
Nuansa Bening – by Keenan Nasution December 20, 2007
Posted by tintabiru in Kayungyun.add a comment
oh, tiada yang hebat dan mempesona
ketika kau lewat di hadapanku
biasa saja
waktu pertalian terjalin sudah
ada yang menarik pancaran diri
terus mengganggu
mendengar cerita sehari-hari
yang wajar tapi tetap mengasyikkan
oh, tiada kejutan pesona diri
pertama kujabat jemari tanganmu
biasa saja
masa perkenalan lewatlah sudah
ada yang menarik bayang-bayangmu
tak mau pergi
dirimu nuansa-nuansa ilham
hamparan laut tiada bertepi
reff:
kini terasa sungguh
semakin engkau jauh
semakin terasa dekat
akan ku kembangkan
kasih yang kau tanam
di dalam hatiku
menatap nuansa-nuansa bening
tulusnya doa bercinta
Cerkak: ‘Album Lawas’ November 14, 2007
Posted by tintabiru in Kayungyun.add a comment
Dening: Warisman, Mekarsari edisi 21 Oktober 2007
Ana owah-owahan pakulinane Kandar. Saiki ora tau ngrungokake lagu-lagu pop taun sewidakan, album lawas. Kamangka maune saben esuk jam lima nganti jam pitu mesthi nyetel radhio sing ana acarane lagu-lagu kenangan. Saiki ganti nyetel lagu-lagu anyar albume Ada Band, Ungu, Niji, Naff, Raja, Keris Patih, She, Agnes Monika lan sapanunggalane. Kamangka maune senengane ngrungokake lagu-lagune Tanty Yosepha, Titiek Sandhora, Ernie Djohan, Tety Kadi, Ana Mathovani, Broery Marantika, Bob Tutupoly, Alfian, Koes Plus, Bimbo, The Mercys, lan sapanunggalane.
“Nah ngono lagu-lagune genti dadi ora mboseni,” aloke Imah, bojone Kandar, sing maune asring grundhelan yen krungu lagu-lagu taun sewidakan. “Inggih Pak, kula melu seneng,” anak-anake padha ngegongi.
Kandar apal refrein lagune Naff “Akhirnya Ku Menemukanmu” : bila ku sanding dirimu, miliki aku dengan segala kelemahanku, bila nanti kau di sampingku jangan pernah lelah tuk mencintaiku. Utawa lagune Ungu “Demi Waktu” maafkan aku menduakan cintamu, berat rasa hatiku lupakan dirinya dan demi waktu yang bergulir di sampingmu, maafkanlah diriku sepenuh hatimu. Dhasare nalika enom Kandar main band, mula olehe nyanyi karo gitaran nganggo gitare anake.
Suwe-suwe nuwuhake pitakonan ing atine Imah. Kok sing diapalake lagune Ungu karo Naff? Apa Kandar slingkuh? Nanging ora tau mulih kasep, dhuwit blanja ora suda. HP dicek ora ana SMS nyalawadi.
Kandar pancen kesengsem karo Nia kanca kantor. Isih enom, senengane lagu-lagu penyanyi saiki. Mula Kandar melu ngapalake lagu-lagu anyar. Kandar wiwit nyedhaki Nia. Nalika nilpun Nia, HP-ne ana ringtone lagune Naff “Akhirnya Ku Menemukanmu”. Kandar klepeg-klepeg lali yen wis tuwa, lali kaceke umur karo Nia adoh, wangun dadi bapake.
Satemene, Kandar mandheg mangu, olehe arep jumangkah. Atine ngosikake, yen nganti Nia gelem, mesakake Nia. Kaceke umur adoh, kasenengane akeh bedane. Kejaba kuwi, Kandar kelingan Imah lan anak-anake. Imah sing bekti, bebarengan nglakoni pait getiring urip. Ora tega ninggal utawa ngedum rasa tresnane.
Mula banjur kupiya nglalekake Nia. Carane nyuda ketemu Nia, yen ora perlu banget, ora nemoni. Upama ora kejarag ketemu, ora perlu sambung gunem yen ora perlu. Kasenengane ngrungokake lagu anyar uga mandheg, bali ngrungokake lagu-lagu lawas, bali marang penyanyi Tanty Yosepha, Titiek Sandhora, Tety Kadi, Ernie Djohan lan penyanyi-penyanyi saangkatane. Upama lagu anyar ganti lagu religi kayata duweke Ungu, Bimbo, Raihan, utawa nasyid lokal Ustadz Anant, Nufi, Eling Karepe, Fatih, Suara Syuhada lan sapanunggalane. Mbaka sethithik Kandar bisa nglalekake Nia.
Nganti wusanane, bubar salat Idul Fitri wingi, Kandar ketemu Sinta tilas kanca SD biyen. Kandar kelingan nalika kelas enem, sepisanan ngrasakake kesengsem marang bocah wadon kanca sekelas, ya Sinta kuwi. Nalika semana sing hits lagune Tanty Yosepha “Seiring Sejalan”, lagune Titiek Sandhora “Gunung Fujiyama, Putus Cinta di Batas Kota”, lagune Ana Mathovani “Pria dan Wanita”. Sinta sing biyen sawise omah-omah pindhah Jakarta, saiki bali menyang Yogya nanging wis dadi randha. Biyen kelas enem SD nganti tekan kelas telu SMP runtang-runtung karo Sinta. Ya mung runtang-runtung nanging rasane endah banget. Pisah nalika kelas siji SMA marga beda sekolahane, lan Sinta banjur pacaran tenanan karo kancane SMA. Nalika semana sepisanan Kandar ngrasakake patah hati, mbeneri lagu “Patah Hati” duweke Rahmat Kartolo di-rekam maneh dening Kembar Group Alex & Yacob.
“Sinta panggah katon ayu, malah rasaku luwih nengsemake, apa marga umur wis mateng,” batine Kandar bengi nalika arep turu.
Rasa tresna kang sepisanan, thukul maneh ing atine Kandar. Lagu-lagu album lawas sing karepe kanggo nglalekake Nia, salin dadi gaman landhep ngiris atine Kandar. Krasa luwih perih, senajan biyen mung cinta monyet. Kandar bali bingung, bisa nglalekake Nia, nanging tatu lawas kumat marga ketemu karo Sinta. Kudune Riyaya atine bungah nanging dheweke malah bingung digawe dhewe. Banjur kepriye? Mbaleni cathetan lawas, apa njaga wutuhe kulawarga? Kandar bingung, album lawas kabukak tatu lawas mili getih. Saka radhione tangga keprungu lamat-lamat lagune Niji sadarkan aku Tuhan dia bukan milikku.
Ngayogyakarta awal Oktober 2007.