jump to navigation

Tertawalah… March 31, 2009

Posted by tintabiru in Spirit.
add a comment

Bisakah kalian mengupayakan untuk tertawa paling tidak 10 menit sehari? Demikian usul Norman Cousins, seorang psikolog kesehatan, mengutip studi seorang filsuf yang menempatkan humor dalam dunia pengobatan. Cousins pernah mencoba menyembuhkan penderitaan pasien dengan cara kontroversial. Bukan dengan obat-obatan, melainkan dengan resep tertawa dan memupuk semangat hidup. Ternyata saran itu tidak hanya mengurangi rasa sakit yang menyiksa, tubuh pasien pun menjadi lebih sehat.

Melihat hasil terapinya, Cousins semakin yakin, tertawa bisa memperpanjang umur dan ikut membantu menyembuhkan penyakit. Walaupun hasil penelitian itu belum dapat dibuktikan secara ilmiah. Makin banyak tertawa, makin senang, dan tertawa dapat membuat kita berumur panjang. Pepatah Tiongkok menyatakan, “Ie dien san siauw, Sie Bhe Liao (satu hari dapat tertawa tiga kali, tak akan mati muda)”.

TERTAWA ITU BIKIN KEBAL

Kita sebagai manusia biasa tentu tidak bisa lepas dari tawa dan humor. Banyak parodi dan kekeliruan di muka bumi ini yang laik dihumorkan. Bahkan, perjalanan hidup anda yang getir sekalipun cukup buat bahan tertawa. Tawa getir tentunya. Maka terbitlah: mati ketawa cara Rusia, mati ketawa ala Soeharto, atau humor sufi. Semua menjadi saluran kegetiran hidup yang dirasa mampat.

Terlepas apakah sebuah humor itu getir atau manis, rupanya suatu tawa mampu meningkatkan kekebalan tubuh manusia. Satu penelitian menyebutkan suara tawa dapat meningkatkan sistem kekebalan hingga 40 persen.

Karenanya, para ahli yang terlibat dalam penelitian itu berkeyakinan, saat ini para profesional kesehatan sebaiknya memandang serius humor sebagai sebuah terapi.

Penelitian di Universitas Indiana State, Amerika Serikat, mengambil sampel 33 wanita sehat. Setengah dari mereka menonton film komedi. Setengahnya lagi menonton film wisata. Ketika film berakhir, para peneliti mengambil sampel sel kekebalan mereka yang diketahui sebagai sel pembunuh alami dan mencampurkannya dengan sel kanker. Tujuannya, melihat bagaimana efektivitas penyakit menyerang tubuh mereka.

Ditemukan: Wanita yang terpingkal-pingkal oleh adegan film komedi ternyata memiliki sistem kekebalan lebih sehat daripada mereka yang menonton film wisata.

Dr. Mary Bennet, kepala penelitian itu, menerangkan ini akan menjadi penting secara klinis. Penggunaan humor guna merangsang tertawa dapat menjadi terapi efektif buat menurunkan stres dan memperbaiki aktifitas sel pembunuh alami.

Sampai-sampai, di Amerika Serikat, workshop humor telah dipasarkan bagi penyembuhan dan menurunkan stres. (pals yang di amrik… apa betul tuh? gimana cara kerjanya yach?)

Lalu apa guna tertawa, humor dan senyum simpul?
Berikut sedikit diantara sejumlah manfaat yang bisa diperoleh:

Sedikit Otot. Tidak seperti orang yang murah senyum, orang stres tampak lebih letih dan pesimistis. Dari segi fungsi otot pun berbeda. Kalau orang tersenyum hanya memakai satuan otot, orang stres puluhan otot. Artinya, kelompok tersenyum memakai tenaga otot lebih kecil atau lebih irit daripada kelompok penderita stres.

Buka Ventilasi. Tertawa merupakan harmonisasi gerak dari 15 otot wajah yang dapat ikut menghambat proses pengerutan wajah pada usia uzur. Juga memberikan latihan ringan bagi tubuh, karena otot dilatih berdenyut di atas rata-rata, khususnya otot muka. Tertawa kuat tentu menggunakan otot yang lebih besar, sehingga dapat diibaratkan membuka ventilasi jendela ruangan.

Bebas Bernafas. Mereka yang banyak menebar tawa akan lebih bebas dalam bernafas. Sebab, tertawa mempercepat keluarnya udara jenuh dari tubuh yang langsung digantikan dengan udara segar. Pergantian itu akan memperkaya oksigen dalam darah serta membersihkan bagian respirasi atau alat pernafasan.

Hadang Infeksi. Selama tertawa, dikatakan juga, antibodi tubuh serta sel darah putih aktif menghadang infeksi, sedangkan hormon mampu meningkatkan kesiagaan dan fungsi memori.

Hilangkan Stres. Tertawa diyakini mampu menghilangkan rasa cemas, bingung, sedih, dan gelisah. Stres pun dapat ditanggulangi. Tak ada salahnya bila setiap rumah sakit menerapkan program humor. Tentu tanpa harus mengabaikan prosedur standar medis. Terapi penyakit jantung dan kanker pun, menurut penelitian terakhir, bisa dibantu dengan mengusahakan agar pasien mau tertawa lebar untuk membantu penyembuhan.

(Sumber: Anonymous)

                                                                   

Memilih Hubungan Sejati March 23, 2009

Posted by tintabiru in Renung.
add a comment

Dikisahkan tentang seseorang yang ingin bertobat, padahal ia sudah membunuh 99 kali dan belum pernah melakukan kebaikan. Ketika bertanya kepada seorang rahib tentang peluang tobatnya, sang rahib mengatakan tidak ada lagi peluang untuk tobat, maka kemudian dibunuhlah rahib itu dan genaplah 100 nyawa yang melayang melalui tangannya. Lalu, dia mendatangi seorang alim, kemudian orang alim itu memberikan kabar gembira bahwa Allah akan menerima tobat hamba yang bersungguh-sungguh. Hingga akhirnya, orang alim itu menyuruh laki-laki tersebut untuk meninggalkan kampung halaman dan lingkungan pergaulannya yang dahulu, lalu berhijrah menuju perkampungan orang-orang saleh.

                         

Tetapi, Allah berkehendak lain. Di tengah-tengah perjalanan malaikat maut mencabut nyawanya. Akhirnya malaikat rahmat dan malaikat azab saling berebut tentang urusan laki-laki tersebut. Kemudian, malaikat rahmat diperkenankan membawanya. Karena, setelah diukur, ternyata jasad laki-laki itu lebih dekat jaraknya dengan perkampungan orang-orang yang saleh dibanding dengan lingkungannya yang dulu.

                                       

Apa makna yang dapat kita ambil dari kisah diatas ? Kisah di atas hendaknya menjadi pelajaran berharga bagi kita bahwa lingkungan yang baik dan bergaul dengan orang-orang positif, berakhlak mulia dan saleh sangat mutlak kita butuhkan untuk menjaga eksistensi kualitas kehidupan dan keimanan kita.

                                   

Ketika manusia hidup menjadi bagian dari koloni yang sangat besar di dunia ini, pasti akan dihadapkan pada beragam hubungan dengan sesama kehidupan lainnya. Kemanapun kaki melangkah, pasti sudah menunggu hubungan dengan manusia lainnya. Bahkan seberapapun kerasnya Anda berusaha untuk mengasingkan diri misalnya, pasti akan berhubungan dengan orang lain.

                                   

Setiap individu pasti berhubungan dengan berbagai ragam manusia, mulai dari bentuk rupa, warna kulit dan lidah yang berbeda-beda. Perbedaan dan keragaman manusia tidak terbatas pada hal-hal tersebut, tetapi juga karakter dan budayanya. Bahkan perbedaan dalam tingkatan kehidupan, dari mulai yang elit sampai yang alit, dari mulai jendral sampai kopral, dari yang kelas atas sampai kelas bawah, dari orang sukses sampai orang gagal, demikianlah biasanya kita menyebutnya. Semuanya lengkap dengan pemikiran, budaya, dan tradisi masing-masing.

                                        

Perbedaan dan kebergaman ini seringkali menjadikan terasa sangat sulit untuk mencari pergaulan yang baik, lingkungan yang sejuk, dan tempat yang aman dan damai. Padahal, lingkungan hidup mempunyai pengaruh yang sangat besar dalam membentuk kepribadian seseorang. Persaingan kehidupan yang semakin ketat, gemerlapnya kehidupan dunia, pengaruh lingkungan kehidupan, juga banyak menjadikan manusia keliru dalam memilih lingkungan persahatan dan pergaulannya. Padahal, keliru dalam hal ini bisa berakibat fatal.

                                     

Salah satu contoh misalnya, sebagian orang ada yang membatasi pergaulannya hanya dengan orang-orang tertentu yang dianggap selevel dengan mereka, atau memilih orang-orang tertentu yang cocok untuk mereka. Sayangnya, seringnya pertimbangan mereka dalam menentukan siapa yang cocok untuk persahabatan dan pergaulan adalah keliru. Yakni biasanya, pertimbangan mereka itu hanya berdasarkan kepentingan dan kesenangan dunia. Hanya berdarkan orientasi keuntungan dunia semata, yang notabene seringkali sangat dipengaruhi oleh nafsu dan ego pribadi.
                                  
Memilih Hubungan Sejati
                                 
Lantas bagaimana memilih persahabatan yang benar ? Bagaimana memilih hubungan yang baik, ditengah banyaknya kepentingan dan ego pribadi ? Apa saja yang menjadi pertimbangan dalam memilih hubungan yang baik ?

                                          

Berikut ini berapa tips, yang dapat menjadi pertimbangan bagi kita dalam mengembangkan persahabatan dan pergaulan yang baik, yakni:
                                 
1. Perbedaan adalah Hikmah.
                                           
Setiap individu dari manusia haruslah menyadari dirinya, menyadari posisinya dan peka terhadap apa yang ada di sekelilingnya, sehingga dia tampil sebagai sosok yang professional dan proporsional, dan mampu mengambil langkah yang tepat dalam menjalani kehidupannya. Sesungguhnya banyak sekali Hikmah dari adanya berbagai perbedaan manusia, di antaranya adalah agar manusia mengetahui sebagian tanda-tanda kebesaran Allah. Dengan kata lain, perbedaan tersebut tidak perlu menjadi penghalang dalam membina hubungan dengan orang lain.
                                         
2. Mengedepankan nilai-nilai kebaikan.
                                       
Ibnu Katsir mengatakan mengenai persahabatan, “Janganlah mengikuti orang yang mengabaikan agama dan ibadah karena sibuk dengan urusan dunia. Sedang amal dan perbuatannya sebagai bentuk kebodohan, tindakan melampaui batas, dan sia-sia. Dan janganlah kamu taat kepadanya, jangan menyukai jalannya, dan jangan iri dengan keadaannya.” Hal ini menganjurkan kita untuk duduk bergaul dengan orang-orang yang memiliki semangat positif, berakhlak mulia, mengedepankan nilai-nilai spiritual, agama dan ibadah, tanpa pandang bulu, baik itu dari kalangan atas, kalangan menengah, ataupun arus bawah yang
miskin, yang kedudukannya tidak dihiraukan oleh masyarakat sekalipun.
                                            
Orang yang mengedepankan nilai-nilai spiritual sesuai suara hatinya, pada umumnya adalah orang-orang yang baik. Maka dari itu, hendaknya kita hanya membatasi pergaulannya dengan orang-orang yang baik, siapa pun dia. Jika kita bergaul dengan orang-orang yang baik, banyak sekali manfaat dan faedah yang didapatkan.
                                        
3. Kemuliaan Akhlak adalah yang Utama
                                             
Banyak orang, hanya karena mengejar kesenangan di dunia, mereka rela mengorbankan kesenangan yang hakiki, yaitu ketika mereka salah dalam memilih teman dan lingkungan pergaulan. Kebanyakan manusia lebih memilih teman yang bisa diajak bersenang-senang, hura-hura, dan menyia-nyiakan usia mereka, ketimbang bergaul dengan orang yang berpikiran positif, memiliki kekayaan emosional dan spiritual, perilaku baik dan orang-orang yang takut kepada
Allah. Karena, memang orang yang berpikiran positif, orang-orang saleh, orang-orang berakhlak mulia, di mata masyarakat umum kurang disenangi, atau bahkan dianggap asing. Pandangan ini timbul karena masyarakat sudah mengalami krisis multidimensi, dan terutama adalah dekadensi moral yang sangat parah. Sehingga, orang yang seharusnya dijadikan teman justru dijauhi.
                                               
Padahal, syarat untuk meraih kesuksesan dan kebahagiaan hakiki adalah selalu memiliki sikap positif, mengedepankan nilai-nilai kebaikan dan kebenaran, mempertahankan keimanan dan memiliki motivasi yang tinggi dalam kehidupan. Dengan selalu bergaul dengan orang-orang yang bersikap positif, memiliki motivasi untuk berprestasi, memiliki akhklak mulia, akan mendorong kita untuk memiliki kualitas kehidupan yang baik.
                                        
Disinilah pentingnya setiap individu pandai dalam memilih teman dan lingkungan. Kita harus selektif, yaitu memilih orang-orang yang berpikiran positif, memiliki motivasi berprestasi dan memberikan manfaat bagi kehidupan, mengedepankan nilai-nilai spiritual seperti kejujuran,
kebersamaan, kasih saying, kebaikan, keadilan, dll. Memiliki motivasi tinggi dalam meraih prestasi kehidupan. Mereka yang dapat menjaga keseimbangan dalam kehidupan dunia tanpa mengabaikan nilai-nilai spiritual dan keimanan. Mereka itulah yang hendaknya kita jadikan teman sejati. Agar efek samping yang kita dapatkan adalah kebaikan, kesuksesan dan kebahagiaan sejati. Jangan sampai kita memilih teman dan lingkungan yang tidak baik, karena lambat laun dikhawatirkan kita akan tertular atau paling tidak ikut terkena getahnya. Ada pepatah Arab yang mengatakan, “Akhlak yang buruk itu akan menular.” 
                                                      
(Tulisan: Eko Jalu Santoso di beraniegagal.com)
                                          

Apa yang Membuat Begitu Istimewa? March 18, 2009

Posted by tintabiru in Renung, Spirit.
add a comment

TERNYATA, ada empat watak utama yang dimiliki manusia. Dan yang pertama kali menemukannya adalah Hippocrates pada 400 tahun SM! Sampai sekarang, keempat watak ini tetap ditemukan. Juga watak perpaduan antara keempatnya. Lalu apa yang membuat diri anda begitu istimewa?
Banyak hal. Temukan betapa Tuhan membuat Anda dalam Kepribadian Plus.

Dari sini Anda akan mengetahui apakah Anda :
> Seorang Sanguinis yang spontan, lincah, dan periang
> Seorang Melankolis yang penuh pikiran, setia, tekun
> Seorang Koleris yang suka petualangan, persuasif, percaya diri
> Seorang Phlegmatis yang ramah, sabar, puas

atau perpaduan dari sifat-sifat di atas. Anda juga akan mengetahui bagaimana cara terbaik untuk menggunakan aset anugerah Tuhan yang unik ini untuk mendatangkan keserasian dalam semua hubungan Anda. Florence Littauer menjelaskan : Setelah kita tahu siapa diri kita dan mengapa kita bertindak dengan cara seperti yang kita lakukan, kita bisa mulai memahami jiwa kita, meningkatkan kepribadian kita, dan belajar menyesuaikan diri dengan orang lain.

Begitu Anda memahami bagaimana cara mengeluarkan apa yang terbaik dari diri Anda, Anda akan mendapatkan bahwa orang lain juga kelihatan lebih baik. Temukanlah orang yang selalu Anda inginkan untuk menjadi Kepribadian Plus.

Tidak ada dua orang yang sama.
Kalau kita semua seperti telur yang identik dalam sebuah karton, seekor ayam betina raksasa bisa menghangatkan kita dan mengubah kita menjadi anak ayam yang manis/ ayam jago yang gagah dalam sekejap mata, tetapi kita semua berbeda. Kita semua dilahirkan dengan rangkaian kekuatan dan kelemahan kita sendiri, dan tidak ada rumus ajaib yang bisa bekerja seperti mukjizat bagi kita semua. Sebelum kita mengenal keunikan kita, kita tidak bisa memahami bagaimana orang bisa duduk dalam seminar yang sama dengan pembicara yang sama dalam jumlah waktu yang sama pula dan semuanya mencapai tingkat sukses yang berbeda-beda.

Kepribadian Plus melihat kepada diri kita masing-masing sebagai individu yang merupakan campuran dari empat watak dasar dan mendorong kita untuk mengenal saya yang sesungguhnya dari dalam sebelum berusaha mengubah apa yang tampak pada permukaan.

Kepribadian Sanguinis Populer ( Ekstrovert – Membicara – Optimis )

1. Kekuatan Emosi Sanguinis Populer

Kepribadian yang menarik, suka berbicara, Menghidupkan pesta, Rasa humor yang hebat, Ingatan kuat untuk warna, Secara fisik memukau pendengar, Emosional dan demonstratif, Antusias dan ekspresif, Periang dan penuh semangat, Penuh rasa ingin tahu, Baik di panggung, Lugu dan polos, Hidup di masa sekarang, Mudah diubah, Berhati tulus, Selalu kekanak-kanakan.

2. Sanguinis Populer di Pekerjaan

Sukarelawan untuk tugas, Memikirkan kegiatan baru, Tampak hebat di permukaan, Kreatif dan inovatif, Punya energi dan antusiasme, Mulai dengan cara cemerlang, Mengilhami orang lain untuk ikut, Mempesona orang lain untuk bekerja

3. Sanguinis Populer Sebagai Teman

Mudah berteman, Mencintai orang, Suka dipuji, Tampak menyenangkan, Dicemburui orang lain, Bukan pendendam, Cepat minta maaf, Mencegah saat membosankan, Suka kegiatan spontan.

4. Sanguinis Populer Sebagai Orang Tua

Membuat rumah menyenangkan, Disukai teman anak-anak, Mengubah bencana, menjadi humor, Merupakan pemimpin sirkus

Kepribadian Melankolis Sempurna ( Introvert – Pemikir – Pesimis )

1. Emosi Melankolis Sempurna

Mendalam dan penuh pikiran, Analitis, Serius dan tekun, Cenderung jenius, Berbakat dan kreatif, Artistik atau musical, Filosofis dan puitis, Menghargai keindahan, Perasa terhadap orang lain, Suka berkorban, Penuh kesadaran, Idealis

2. Melankolis Sempurna di Pekerjaan

Berorientasi jadwal, Perfeksionis, standar tinggi, Sadar perincian, Gigih dan cermat, Tertib dan terorganisasi, Teratur dan rapi, Ekonomis, Melihat masalah. Mendapat pemecahan kreatif, Perlu menyelesaikan apa yang dimulai, Suka diagram, grafik, bagan, daftar

3. Melankolis Sempurna Sebagai Teman

Hati-hati dalam berteman, Puas tinggal di latar belakang, Menghindari perhatian, Setia dan berbakti, Mau mendengarkan keluhan, Bisa memecahkan masalah orang lain, Sangat memperhatikan orang lain, Terharu oleh air mata penuh belas kasihan, Mencari teman hidup ideal.

4. Melankolis Sempurna Sebagai Orang Tua

Menetapkan standar tinggi, Ingin segalanya dilakukan dengan benar, Menjaga rumah selalu rapi, Merapikan barang anak-anak, Mengorbankan keinginan sendiri untuk yang lain, Mendorong intelegensi dan bakat.

Kepribadian Koleris Kuat ( Ekstrovert – Pelaku – Optimis )

1. Emosi Koleris Kuat

Berbakat pemimpin, Dinamis dan aktif, Sangat memerlukan perubahan, Harus memperbaiki kesalahan, Berkemauan kuat dan tegas, Tidak emosional bertindak, Tidak mudah patah semangat, Bebas dan mandiri, Memancarkan keyakinan, Bisa menjalankan apa saja.

2. Koleris Kuat di Pekerjaan

Berorientasi target, Melihat seluruh gambaran, Terorganisasi dengan baik, Mencari pemecahan praktis, Bergerak cepat untuk bertindak, Mendelegasikan pekerjaan, Menekankan pada hasil, Membuat target, Merangsang kegiatan, Berkembang karena saingan.

3. Koleris Kuat sebagai teman

Tidak terlalu perlu teman, Mau bekerja untuk kegiatan, Mau memimpin dan mengorganisasi, Biasanya selalu benar, Unggul dalam keadaan darurat.

4. Koleris Kuat sebagai Orang Tua

Memberikan kepemimpinan kuat. Menetapkan tujuan, Memotivasi keluarga untuk kelompok, Tahu jawaban yang benar, Mengorganisasi rumah tangga.

Kepribadian Phlegmatis Damai ( Introvert – Pengamat – Pesimis )

1. Emosi Phlegmatis Damai

Kepribadian rendah hati, Mudah bergaul dan santai, Diam, tenang, dan mampu, Sabar, baik keseimbangannya, Hidup konsisten, Tenang tetapi cerdas, Simpatik dan baik hati. Menyembunyikan emosi, Bahagia menerima kehidupan, Serba guna

2. Phlegmatis Damai di Pekerjaan

Cakap dan mantap, Damai dan mudah sepakat, Punya kemampuan administratif, Menjadi penengah masalah, Menghindari konflik, Baik di bawah tekanan, Menemukan cara yang mudah.

3. Phlegmatis Damai Sebagai Teman

Mudah diajak bergaul, Menyenangkan, Tidak suka menyinggung, Pendengar yang baik. Selera humor yang menggigit, Suka mengawasi orang, Punya banyak teman, Punya belas kasihan dan perhatian

4. Phlegmatis Damai Sebagai Orang Tua

Menjadi orang tua yang baik, Menyediakan waktu bagi anak-anak, Tidak tergesa-gesa. Bisa mengambil yang baik dari yang buruk, Tidak mudah marah.

Demikian 4 karakter dasar yang telah ditemukan oleh Hipocrates 400 tahun SM, dengan harapan anda yang telah membaca artikel ini dan memahaminya anda dapat mengetahui karakter anda dan anda dapat mengerti karakter orang-orang terdekat anda (teman, keluarga, pacar, dll) sehingga anda dapat menyesuaikan diri dan anda tahu bagaimana cara menghadapi tipikal dari 4 karakter yang berbeda tersebut dengan cara yang berbeda-beda pula.

( Sumber : Ir. Hendry Risjawan, MTC, CH, CHt, CHI, EITC, dalam keluargabahagia.com )

                                                                          

Rezeki Itu Tak Pernah Salah Alamat March 10, 2009

Posted by tintabiru in Renung, Spirit.
add a comment
Jika kita termasuk yang sering bercukur di tukang cukur bermerk “Pangkas Rambut”, cobalah bertanya kepada si tukang pemangkas rambut tersebut perihal pendapatannya, maka kita akan takjub bagaimana dia bisa memperoleh 100 hingga 200 ribu perhari.
                                                               
Kemudian tanyakan juga kepada para pedagang toko kecil yang banyak berdiri di sudut jalan atau ujung gang, biasanya mereka menjual rokok, penganan kecil seperti biskuit dan permen dan juga kebutuhan rumah tangga seperti sabun dan pasta gigi. Hampir semua pemilik warung kecil itu selalu ada saja yang membeli barang dangangan mereka.
                                                            
Semua pun tahu, bahwa nyaris semua penjahit yang datang dari padang kemudian mencari nafkah di Kalimantan Barat atau di wilayah lain, tetapi kenyataannya mereka tetap hidup dan bisa sejahtera. Seperti halnya tempat-tempat penambal ban maupun bengkel motor di pinggir jalan itu sering kita panggil “Ucok” yang menandakan mereka datang dari Sumatra Utara, tetapi tetap bisa mendapat uang di rantau orang.
                                                               
Tentu sangat menarik memperhatikan fenomena ini, karena masing-masing mereka sudah ada ‘jatah’ rezeki dari Allah Swt. Seperti halnya semut yang kecil itu atau nyamuk. Makhluk Allah ini mempunyai rezeki masing-masing. Dan Allah Maha Adil membagi-bagi rezeki kepada setiap makhluk di muka bumi ini.
                                                          
Lebih jelasnya, setiap orang itu akan mendapatkan rezeki tergantung dari keterampilan yang dimilikinya. Orang yang memiliki skill memotong rambut, maka ia akan membuka usaha cukur rambut. Orang yang mendapatkan pelayanan dari keahlian si tukang cukur, akan membayar sesuai jerih payah dan keahlian tersebut. Sama halnya dengan kita, keterampilan apa yang bisa kita “jual” agar pihak lain mau mengeluarkan sejumlah uang sesuai keahlian yang kita miliki itu.
                                                                
Intinya, jangan pernah berharap rezeki akan datang begitu saja tanpa ada satu usaha untuk menunjukkan satu bentuk keterampilan yang kita miliki. Lebih dari satu keterampilan yang kita miliki, Insya Allah akan lebih pula yang bisa didapat. Tidak punya keterampilan satu pun, siap-siap selalu gigit jari karena kesempatan selalu terlewat begitu saja tanpa bisa kita raih.
                                                                    
Misalnya begini, pernah ada seorang kawan yang bertanya perihal lowongan di tempat saya bekerja. Kemudian saya tanya, “Mengoperasikan mesin jahit bisa? Bisa memotong kain dengan mesin tidak ?” Untuk dua pertanyaan tersebut, jawabannya sama : Tidak. Ooh, ya kalau begitu saya ajukan satu pertanyaan lagi, “Bisa mengemudi mobil?” Berhubung saat itu di kantor memang sedang membutuhkan seseorang dengan keahlian tersebut. Nyatanya, ia juga menjawab “Tidak” meski dibubuhi kalimat pendukung, “tapi saya bisa belajar kok”.
                                                                  
Agak sulit bagi siapa pun untuk membantu mencarikan pekerjaan buat seseorang yang tidak memiliki satu pun keterampilan. Bahkan seorang Office Boy (OB) sekalipun memiliki keterampilan khusus yang menjadi prasyarat ia bisa diterima bekerja sebagai office boy.
                                                          
Rezeki tidak pernah salah alamat, itu pasti. Kalau mengibaratkannya dengan seorang tukang pos pengantar surat, ia tidak akan pernah kesulitan mengantar surat jika tertera alamat yang jelas dan lengkap. Ditambah lagi, si pemilik rumah pun semestinya menuliskan alamat rumahnya dengan jelas, seperti nomor rumah, RT/RW dan lain sebagainya, agar pak pos tak kesulitan mencocokkan alamat tertera di surat dengan alamat kita. Jangan salahkan jika tukang pos kebingungan mencari alamat kita, karena boleh jadi kita memang tak memasang alamat jelas di depan rumah.
                                                       
Jadi, tunjukkan kemampuan, keterampilan, dan keahlian yang kita miliki. Agar orang lain bisa melihatnya dengan jelas dan memberikan kesempatan terbaik buat kita. Karena rezeki memang tidak pernah salah alamat, hanya kadang kita sendiri yang tak menunjukkan alamat jelas, sehingga seringkali rezeki berlalu begitu saja.

                                                                       
(Tulisan: Ahmad Muhammad Haddad Assyarkhan)