Pohon Tua… July 5, 2009
Posted by tintabiru in Renung.add a comment
Pohon itupun, menjadi tempat hidup bagi beberapa burung disana. Mereka membuat sarang, dan bergantung hidup pada batang-batangnya. Burung-burung itu membuat lubang, dan mengerami telur-telur mereka dalam kebesaran pohon itu. Pohon itupun merasa senang, mendapatkan teman, saat mengisi hari-harinya yang panjang.
Orang-orang pun bersyukur atas keberadaan pohon tersebut. Mereka kerap singgah,dan berteduh pada kerindangan pohon itu. Orang-orang itu sering duduk, dan membuka bekal makan, di bawah naungan dahan-dahan. “Pohon yang sangat berguna,”begitu ujar mereka setiap selesai berteduh. Lagi-lagi, sang pohon pun bangga mendengar perkataan tadi.
Namun, waktu terus berjalan. Sang pohon pun mulai sakit-sakitan. Daun-daunnya rontok, ranting-rantingnya pun mulai berjatuhan. Tubuhnya, kini mulai kurus dan pucat. Tak ada lagi kegagahan yang dulu di milikinya. Burung-burung pun mulai enggan bersarang disana. Orang yang lewat, tak lagi mau mampir dan singgah untuk berteduh.
Sang pohon pun bersedih.
“Ya Tuhan, mengapa begitu berat ujian yang Kau berikan padaku? Aku butuh teman. Tak ada lagi yang mau mendekatiku. Mengapa Kau ambil semua kemuliaan yang pernah aku miliki?” begitu ratap sang pohon, hingga terdengar ke seluruh hutan.
“Mengapa tak Kau tumbangkan saja tubuhku, agar aku tak perlu merasakan siksaan ini? Sang pohon terus menangis, membasahi tubuhnya yang kering.
Musim telah berganti, namun keadaan belumlah mau berubah. Sang pohon tetap kesepian dalam kesendiriannya. Batangnya tampak semakin kering. Ratap dan tangis terus terdengar setiap malam, mengisi malam-malam hening yang panjang. Hinggapada saat pagi menjelang.
“Cittt…cericirit…cittt” Ah suara apa itu? Ternyata, .ada seekor anak burungyang baru menetas. Sang pohon terhenyak dalam lamunannya.”Cittt…cericirit…cittt, suara itu makin keras melengking. Ada lagi anakburung yang baru lahir. Lama kemudian, riuhlah pohon itu atas kelahiran burung-burung baru. Satu…dua…tiga…dan empat anak burung lahir ke dunia.”Ah, doaku di jawab-Nya,” begitu seru sang pohon.
Keesokan harinya, beterbanganlah banyak burung ke arah pohon itu. Mereka, akan membuat sarang-sarang baru. Ternyata, batang kayu yang kering, mengundang burung dengan jenis tertentu tertarik untuk mau bersarang disana. Burung-burung itu merasa lebih hangat berada di dalam batang yang kering, ketimbang sebelumnya.Jumlahnya pun lebih banyak dan lebih beragam. “Ah, kini hariku makin cerah bersama burung-burung ini”, gumam sang pohon dengan berbinar.
Sang pohon pun kembali bergembira. Dan ketika dilihatnya ke bawah, hatinya kembali membuncah. Ada sebatang tunas baru yang muncul di dekat akarnya. Sang Tunas tampak tersenyum. Ah, rupanya, airmata sang pohon tua itu, membuahkan bibit baru yang akan melanjutkan pengabdiannya pada alam.
Dear friends , begitulah. Adakah hikmah yang dapat kita petik disana?
Allah SWT memang selalu punya rencana-rencana rahasia buat kita.
Allah, dengan kuasa yang Maha Tinggi dan Maha Mulia, akan selalu memberikan jawaban-jawaban buat kita.
Walaupun kadang penyelesaiannya tak selalu mudah di tebak, namun, yakinlah,Allah Maha Tahu yang terbaik buat kita.Saat dititipkan-Nya cobaan buat kita, maka di saat lain, diberikan-Nya kita karunia yang berlimpah.
Ujian yang sandingkan-Nya, bukanlah harga mati. Bukanlah suatu hal yang tak dapat disiasati. Saat Allah memberikan cobaan pada sang Pohon, maka, sesungguhnya Allah, sedang MENUNDA memberikan kemuliaan-Nya. Allah tidak memilih untuk menumbangkannya, sebab, Dia menyimpan sejumlah rahasia.Allah, sedang menguji kesabaran yang dimiliki.
Jadi , yakinlah, apapun cobaan yang kita hadapi, adalah bagian dari rangkaian kemuliaan yang sedang dipersiapkan-Nya buat kita. Jangan putus asa, jangan lemah hati. Allah, selalu bersama orang-orang yang sabar.
Gaya Suami Mencemburui Istri June 20, 2009
Posted by tintabiru in Renung, Spirit.add a comment
Orang bilang cemburu itu biasa, milik semua orang. Pria, wanita, ulama atau orang kebanyakan, semuanya pernah didera rasa cemburu. Umar Tilmisani, misalnya ulama besar yang pernah menjabat sebagai Ketua Umum ke tiga Al Ikhwan Al muslimin, pun mengaku pernah dilanda cemburu. Dengan terus terang ia mengatakan “Setelah menikah denganku, selama 17 tahun istriku tidak pernah keluar rumah untuk berkunjung ke keluarganya, atau menghadiri undangan dan kematian tanpa memakai mobil. Ia tidak pernah menggunakan trem, bus ataupun berjalan kaki di jalan, karena aku sangat ghirah (cemburu) kepadanya. Aku cemburu melihat sinar matahari menerpa tubuhnya, atau udara membelit pakaiannya. Dan istriku sangat tahu benar akan perasaanku itu. Karena itu ia tidak pernah merasa dirinya dibatasi sehingga harus marah padaku”.
Tak hanya itu, Syaikh Umar pun mengungkapkan bahwa ia merasa cemburu ketika istrinya terpesona nyanyian seorang penyanyi bernama Riyadh an Sanbthi. Ketika dikomunikasikan istri sang tokoh mengerti dan tidak pernah mendengarkan lagu itu atau menyebut nama an Sanbathi lagi.
Cemburu akan menerpa hati suami bila ia merasa dilupakan, diabaikan atau tidak diikutsertakan ketika istri membuat keputusan penting tanpa melibatkan suami, bisa jadi suami akan cemburu. Demikian pula ketika istri terlalu sibuk dengan kegiatan yang tidak melibatkan suami, rasa cemburu akan serta merta melanda.
Sesaat setelah lahirnya anak pertama, istri akan sibuk mencurahkan waktu, perhatian dan kasih sayang untuk bayi barunya. Aktivitas ibu memeluk, menimang, memandikan dan menyusui yang tidak pernah melibatkan sang ayah, membuat sang ayah merasa tersisihkan. Waktu yang tersita untuk mengurus bayi, anak-anak dan rumah tangga membuat suami merasa terabaikan, apalagi bila suami istri mulai kehilangan waktu yang biasa digunakan berdua.
Laki-laki juga akan cemburu jika kehilangan status dan harga diri di muka umum. Egonya akan terluka parah jika dilecehkan, dihina dan disindir tajam di muka umum oleh pasangannya. Atau bila suami terlihat dan mendapat perlakuan yang dirasa lebih rendah dari istrinya. Misalnya perbedaan perlakuan karena sang istri yang pejabat sedangkan suaminya bukan. Selain itu laki-laki akan merasa nyaman dan dicintai, jika ia dikagumi oleh pasangannya. Sebaliknya ia akan cemburu bila pasangannya mengagumi orang lain selain dirinya.
Namun, laki-laki selalu terang-terangan memperlihatkan rasa cemburunya, ini penting untuk menjaga harga dirinya. Sebab tidak jarang suami merasa kurang nyaman bila rasa cemburunya diketahui oleh orang lain, termasuk oleh istrinya yang sedang ia cemburui. Yang biasa dilakukan laki-laki dalam kecemburuannya adalah :
- Berusaha tidak peduli (pura-pura tak acuh).
- Menasehati bahwa perilaku yang membuat ia cemburu adalah penghinaan terhadap masyarakat, bukan terhadap dirinya sendiri.
- Berusaha mempertahankan kuasa atau kontrol terhadap pasangannya dengan ancaman dan permohonan, atau terus menerus mengawasi segala kegiatan pasangannya.
- Menyatakan bahwa ia cemburu, yang artinya ia masih cinta dan masih memiliki hasrat terhadap pasangannya.
(Sumber: eramuslim.com)
`
Berhenti Mencoba June 15, 2009
Posted by tintabiru in Spirit.add a comment
Suatu saat, seorang peneliti melakukan percobaan dengan ikan untuk mengetahui apakah hewan berdarah dingin tersebut bisa kehilangan kepercayaan.
Sebuah kotak yang tidak terlalu besar diisi air. Kemudian, ditengah kotak tersebut diberi pembatas sebuah kaca bening. Di salah satu sisi dimasukan ikan yang relatif besar dan sangat kelaparan. Sedangkan di sisi lainnya, dimasukan beberapa ekor ikan kecil yang cukup untuk dimakan oleh si ikan besar.
Melihat hadirnya ikan-ikan kecil yang biasa menjadi mangsanya itu, ikan besar langsung menjadi beringas. Dengan penuh semangat ia berenang ke arah ikan-ikan kecil berada. Apa yang terjadi? kita semua sudah dapat menduganya. Setiap kali ikan besar berenang menghampiri mangsanya, setiap kali itu pula dia menabrak dinding kaca pembatas.
Rasa lapar yang amat sangat memaksanya untuk terus mencoba, sampai akhirnya dia menghentikan usahanya yang sia-sia tersebut. Dan… menyerahlah si ikan besar.
Percobaan dilanjutkan, kali ini kaca pembatas yang ada di tengah-tengah kotak air tersebut diambil. Sekarang apa yang yang terjadi?
Ajaib! Dengan leluasa ikan-ikan kecil dapat berenang, bahkan sampai mendekati dan menyentuh sirip atau insang ikan besar yang tetap diam dan tak bergerak sedikitpun. Bisa saja sebenarnya si ikan besar melahap ikan-ikan kecil, tapi ia diam saja.
Ikan besar telah menyerah, pasrah dengan asumsi bahwa sekarang bukan saatnya untuk menyantap mangsa walaupun sebenarnya dia mempunyai kesempatan.
Kisah ini ada persamaannya dengan kita saat menjalankan pekerjaan sehari-hari. Banyak orang yang mempunyai kesempatan, namun selalu berpikir bahwa rintangannya terlalu banyak dan tidak mungkin dapat teratasi.
Di sisi lain dia juga tidak berbuat apapun untuk mengatasinya sehingga menghasilkan sikap peduli amat (I don’t care), sama seperti ikan besar dalam cerita di atas yang akhirnya menyerah, pasrah.
Manusia pesimistis, seperti si ikan besar, sering membiarkan kesempatan berlalu begitu saja. Banyak hal sebenarnya yang dapat anda lakukan agar pekerjaan menjadi lebih menarik, menantang dan memuaskan. Anda juga dapat menganalisa metode-metode atau teknik-teknik apa yang cocok untuk meningkatkan hasil kerja anda. Sejuta cara dapat kita coba dan lakukan terus untuk mencapai target kita. Jauh lebih memuaskan daripada sekedar mengkritik tanpa sedikitpun melakukan tindakan positif.
Sumber : Anonymous
Resep Plasebo May 23, 2009
Posted by tintabiru in Renung.add a comment
Sebuah studi baru menemukan bahwa hampir sebagian internis di Chicago mengatakan telah meresepkan plasebo kepada pasien mereka selama prakteknya. Menurut para peneliti, kebanyakan dokter di dalam studi juga mengatakan bahwa mereka percaya kekuatan plasebo, mengindikasikan bahwa dokter menerima hubungan pikiran-tubuh yang dapat mempengaruhi kesehatan. Plasebo seringkali dikenal sebagai pil gula (sugar pill), sebenarnya tidak mempunyai mutu pengobatan. Studi ini dipublikasikan di dalam Journal of General Internal Medicine.
Tim peneliti dari Universitas Chicago mengirimkan survey tentang penggunaan plasebo kepada 466 internis di Universitas Chicago, Universitas Northwestern dan Universitas Illinois. Setengah dari penerima merespon dan 45 % responden melaporkan pemberian plasebo kepada pasien paling sedikit sekali selama praktek bertahun-tahun.
Penulis penyerta Rachel Sherman, seorang mahasiswa kedokteran dari University of Chicago’s Pritzker School of Medicine mengatakan bahwa plasebo telah digunakan dalam kedokteran sejak jaman dahulu dan masih relevan secara klinik dan secara filosofi menarik. Selain dikenal sebagai kontrol di dalam uji klinis, studi ini menjelaskan bahwa plasebo dipandang sebagai alat terapi dalam praktek pengobatan. Dari dokter yang mengatakan telah meresepkan plasebo, satu dari tiga (34%) mengatakan mereka memberitahukan kepada pasien mereka plasebo adalah “bahan yang dapat membantu dan tidak menyakitkan”. Satu dari lima (19%) memberitahukan kepada pasien mereka “plasebo adalah pengobatan” dan satu dari 10 (10%) mengatakan “plasebo adalah pengobatan tanpa efek khusus”. Empat persen dokter yang meresepkan plasebo memberitahukan kepada pasien mereka tentang resep plasebo.
Sekitar 12% dokter yang menjawab survey yang mengatakan bahwa para dokter seharusnya mencegah pemberian plasebo. Menurut tim peneliti, penggunaan plasebo masih diperdebatkan secara etika. Beberapa ahli etika berpendapat pasien harus tahu mereka diberikan plasebo, tapi yang lain melihat tidak ada masalah dengan efek plasebo. Efek plasebo berarti beberapa pasien membaik secara spontan atau karena mereka percaya sedang ditangani, bukan karena pengobatannya.
Hampir seluruh responden (96%) mengatakan mereka percaya plasebo bermanfaat terapi bagi pasien. Kebanyakan jug percaya kemungkinan psikologi positif dan manfaat fisiologi dari meditasi, yoga, teknik relaksasi, biofeedback, berdoa, spiritual, sistem pendukung sosial yang baik, rapor dokter-pasien yang baik dan disain interior lingkungan pelayanan kesehatan.
(Sumber: kalbe.co.id)
Fungsi Hutan Rawa May 13, 2009
Posted by tintabiru in Renung, Spirit.add a comment

Kita mengenal beberapa istilah seperti sungai, danau, laut, rawa dan masih banyak lagi. Kita bahas sedikit tentang ‘rawa’. Dalam kamus besar bahasa Indonesia, rawa diartikan sebagai tanah yang rendah (umumnya di daerah pantai) dan digenangi air, biasanya banyak terdapat tumbuhan air. Penggenangan air di rawa dapat bersifat musiman ataupun permanen. Hutan rawa memiliki keanekaragaman hayati yang sangat kaya. Jenis-jenis floranya antara lain: durian burung (Durio carinatus), ramin (Gonystylus sp), terentang (Camnosperma sp.), kayu putih (Melaleuca sp), sagu (Metroxylon sp), rotan, pandan, palem-paleman dan berbagai jenis lainnya. Faunanya antara lain : harimau (Panthera tigris), Orang utan (Pongo pygmaeus), rusa (Cervus unicolor), buaya (Crocodylus porosus), babi hutan (Sus scrofa), badak, gajah, musang air dan berbagai jenis ikan.
Jenis-jenis rawa
Hutan rawa air tawar, memiliki permukaan tanah yang kaya akan mineral, biasanya ditumbuhi hutan lebat; Hutan rawa gambut, terbentuk dari sisa-sisa hewan dan tumbuhan yang proses penguraiannya sangat lambat sehingga tanah gambut memiliki kandungan bahan organik yang sangat tinggi; Rawa tanpa hutan, merupakan bagian dari ekosistem rawa hutan, namun hanya ditumbuhi tumbuhan kecil seperti semak dan rumput liar.
Luas rawa di Indonesia diperkirakan lebih dari 23 juta hektar. Peran dan manfaat hutan rawa : sumber cadangan air, dapat menyerap dan menyimpan kelebihan air dari daerah sekitarnya dan akan mengeluarkan cadangan air tersebut pada saat daerah sekitarnya kering; mencegah terjadinya banjir; mencegah intrusi air laut ke dalam air tanah dan sungai; sumber energi; sumber makanan nabati maupun hewani.
Apa yang terjadi jika hutan rawa hilang ?
- dapat mengakibatkan kekeringan
- dapat mengakibatkan intrusi air laut lebih jauh ke daratan
- dapat mengakibatkan banjir
- hilangnya flora dan fauna di dalamnya
- sumber mata pencaharian penduduk setempat berkurang
Contoh rawa yang sekarang menjadi cagar alam adalah cagar alam muara angke. Cagar alam muara angke terletak dibagian utara kota Jakarta, keberadaannya membentang sepanjang garis pantai dari muara karang ke barat ke arah kamal dengan panjang kurang lebih 5 km lebar 100 meter dengan luas kurang lebih 50,80 Ha. Akhir-akhir ini keadaanya sangat memprihatinkan karena rusaknya lingkungan ekosistem, pencemaran air laut, sampah plastik dan abrasi air laut. Padahal dari hutan ini kita dapat belajar banyak tentang berbagai jenis tumbuhan air, satwa unggas, reptil dll. Di kawasan Jakarta utara, tepatnya di daerah muara angke hingga ke barat ke kamal terdapat hutan mangrove (hutan bakau) yang dilindungi dan dijadikan cagar alam. Hutan mangrove ini membentang sepanjang garis pantai dengan panjang kurang lebih 5 km dan lebar 100 meter persegi. Hutan ini ditumbuhi dari berbagai macam tumbuhan air diantaranya pohon bakau (Rhizophora Mucronata), pohon api-api, akasia, dan tumbuhan perdu lainnya. Sedangkan satwa yang menjadi penghuni kawasan cagar alam ini diantaranya adalah musang, berang-berang dan monyet yang sudah semakin sulit ditemukan karena kelangkaan ketersediaaan makanan, selain itu ada 74 jenis burung diantaranya kuntul, blekok, pecuk, bango, belibis. Namun jika kita ke sana yang sering dijumpai adalah jenis kuntul dan belibis. Diperkirakan burung-burung ini sudah hijrah ke pulau rambut, lalu ada juga 4 jenis ikan dan 7 jenis reptil (biawak dan berbagai ular berbisa dan ular sanca.
Menurut data dari Departemen Kehutanan prop DKI, keberadaan hutan di Jakarta terdiri dari: Hutan Lindung seluas 44,76 Ha, Hutan Cagar alam seluas 25.02 Ha, Hutan Wisata seluas 99,82 Ha, Cagar alam pulau Bakor seluas 18 Ha, dan Cagar alam Pulau Rambut seluas 45 Ha.
Fungsi Hutan dari sudut ekologis, hutan mangrove merupakan suatu bentuk ekosistem yang unik. Alasannya, di kawasan mangrove terpadu empat unsur biologis penting yang penting: daratan, pepohonan, fauna serta ekosistem. Sehingga, pengelolaan potensi hutan seperti ini harus tepat dan rasional agar fungsi ekologis dan ekonomisnya dapat dimanfaatkan secara maksimal.
Fungsi hutan mangrove sendiri sebagai pelindung terhadap pengikisan pantai, pelindung terhadap angin laut, menahan intrusi air laut dan tempat berkembangnya biota laut, selain sebagai obyek penelitian dan obyek wisata yang perlu dikembangkan. Sebagai obyek penelitian, kita dapat melakukan berbagai penelitian tentang berbagai jenis tumbuhan air, tingkat pencemaran air laut, jenis-jenis satwa dan biota air lainnya. Namun jika keberadaanya semakin rusak bagaimana nanti kita mempertanggungjawabkanya terhadap anak cucu, merawat dan menjaganya adalah tugas kita bersama, hutan bukanlah warisan namun titipan dari anak cucu kita.
Sumber : http://www.lablink.or.id
Sekilas tentang Abrasi May 6, 2009
Posted by tintabiru in Renung.add a comment
Kerusakan lingkungan akan semakin bertambah seiring dengan berjalannya waktu. Contoh yang sering kita jumpai belakangan ini adalah masalah abrasi pantai. Abrasi pantai ini terjadi hampir di seluruh wilayah di Indonesia. Masalah ini harus segera diatasi karena dapat mengakibatkan kerugian yang sangat besar bagi makhluk hidup, tidak terkecuali manusia.
Abrasi pantai tidak hanya membuat garis-garis pantai menjadi semakin menyempit, tapi bila dibiarkan begitu saja akibatnya bisa menjadi lebih berbahaya. Seperti kita ketahui, negara kita Indonesia sangat terkenal dengan keindahan pantainya. Setiap tahun banyak wisatawan dari mancanegara berdatangan ke Indonesia untuk menikmati panorama pantainya yang sangat indah. Apabila pantai sudah mengalami abrasi, maka tidak akan ada lagi wisatawan yang datang untuk mengunjunginya. Hal ini tentunya sedikit banyak akan mempengaruhi perekonomian di Indonesia karena secara otomatis devisa negara dari sektor pariwisata akan mengalami penurunan. Selain itu, sarana pariwisata seperti hotel, restoran, dan juga kafe-kafe yang terdapat di areal pantai juga akan mengalami kerusakan yang akan mengakibatkan kerugian material yang tidak sedikit. Demikian juga dengan pemukiman penduduk yang berada di areal pantai tersebut. Banyak penduduk yang akan kehilangan tempat tinggalnya akibat rumah mereka terkena dampak dari abrasi.
Dari uraian di atas, dapat diketahui bahwa dampak dari abrasi sangat berbahaya. Untuk itu kami akan mencoba menjelaskan lebih lanjut mengenai apa itu abrasi, penyebab abrasi, dan bagaimana solusi untuk menanggulanginya. Kami harap apa yang akan kami sampaikan ini dapat memberikan pengetahuan pada masyarakat mengenai abrasi dan menambah rasa kepedulian masyarakat pada lingkungannya.
PENGERTIAN ABRASI
Abrasi merupakan peristiwa terkikisnya alur-alur pantai akibat gerusan air laut. Gerusan ini terjadi karena permukaan air laut mengalami peningkatan. Naiknya permukaan air laut ini disebabkan mencairnya es di daerah kutub akibat pemanasan global.
PENYEBAB ABRASI
Abrasi disebabkan oleh naiknya permukaan air laut diseluruh dunia karena mencairnya lapisan es di daerah kutub bumi. Mencairnya lapisan es ini merupakan dampak dari pemanasan global yang terjadi belakangan ini. Seperti yang kita ketahui,pemanasan global terjadi karena gas-gas CO2 yang berasal dari asap pabrik maupun dari gas buangan kendaraan bermotor menghalangi keluarnya gelombang panas dari matahari yang dipantulkan oleh bumi, sehingga panas tersebut akan tetap terperangkap di dalam atmosfer bumi dan mengakibatkan suhu di permukaan bumi meningkat. Suhu di kutub juga akan meningkat dan membuat es di kutub mencair, air lelehan es itu mengakibatkan permukaan air di seluruh dunia akan mengalami peningkatan dan akan menggerus daerah yang permukaannya rendah. Hal ini menunjukkan bahwa terjadinya abrasi sangat erat kaitannya dengan pencemaran lingkungan.
Dalam beberapa tahun terakhir, garis pantai di beberapa daerah di Indonesia mengalami penyempitan yang cukup memprihatinkan. Seperti yang terjadi di daerah pesisir pantai wilayah kabupaten Indramayu. Abrasi yang terjadi mampu menenggelamkan daratan antara 2 hingga 10 meter pertahun dan sekarang dari panjang pantai 114 kilometer telah tergerus 50 kilometer. Dari 10 kecamatan yang memiliki kawasan pantai, hanya satu wilayah kecamatan yakni kecamatan Centigi yang hampir tidak memiliki persoalan abrasi. Hal ini karena di wilayah kecamatan Centigi kawasan hutan mangrove yang ada masih mampu melindungi kawasan pantai dari abrasi.
Tingkat abrasi yang cukup tinggi juga terjadi di kecamatan Pedes dan Cibuaya Kabupaten Karawang. Meskipun abrasi pantai dinilai belum pada kondisi yang membahayakan keselamatan warga setempat, namun bila hal itu dibiarkan berlangsung, dikhawatirkan dapat menghambat pengembangan potensi kelautan di kabupaten Karawang secara keseluruhan, baik pengembangan hasil produksi perikanan maupun pemanfaatan sumber daya kelautan lainnya.
Abrasi yang terjadi di kabupaten Indramayu dan kabupaten Karawang merupakan contoh kasus abrasi yang terjadi di Indonesia. Selain di kedua tempat tadi, masih banyak daerah lain yang juga mengalami abrasi dengan tingkat yang tergolong parah. Apabila hal ini tidak ditindaklanjuti secara serius, maka dikhawatirkan dalam waktu yang tidak lama beberapa pulau yang permukaannya rendah akan tenggelam.Selain abrasi, masalah yang terjadi di daerah pesisir pantai adalah masalah pencemaran lingkungan pantai. Beberapa pantai mengalami pencemaran yang cukup parah seperti kasus yang terjadi di daerah Balikpapan, dimana pada tahun 2004 tercemar oleh limbah minyak. Tumpukan kerak minyak atau sludge berwarna hitam yang mirip dengan gumpalan aspal tersebut beratnya diperkirakan mencapai 300 ton. Contoh lain adalah kasus yang terjadi di sekitar teluk Jakarta. Berbagai jenis limbah dan ribuan ton sampah yang mengalir melalui 13 kali di Jakarta berdampak pada kerusakan Pantai Taman Nasional Kepulauan Seribu. Pada tahun 2006, kerusakan terumbu karang dan ekosistem taman nasional itu diperkirakan mencapai 75 kilometer. Tahun lalu saja telah terjadi kerusakan serius sepanjang 40 kilometer. Kali Ciliwung, Banjir Kanal Barat (BKB), Kali Sunter, dan Kali Pesanggrahan merupakan penyumbang pencemaran terbesar ke Teluk Jakarta. Setiap hari Kali Ciliwung, BKB, dan Kali Sunter mengalirkan sampah yang berton-ton banyaknya. Sampah berbagai jenis itu mengalir ke Teluk Jakarta, dan sampai ke Pantai Taman Nasional Kepulauan Seribu. Kondisi ini memerlukan penanganan segera. Terkait dengan itu, pencemaran teluk Jakarta harus segera diatasi, terutama dengan melakukan pengurangan limbah sampah di sungai.
Pencemaran yang terjadi di pesisir pantai merupakan sesuatu yang sangat merugikan bagi manusia. Selain itu, sebagian besar objek wisata di Indonesia merupakan wisata pantai. Keindahan panorama pantai membuat wisatawan dari mancanegara berdatangan ke Indonesia. Hal ini seharusnya membuat pemerintah lebih mempedulikan kebersihan dan keasrian pantai, karena apabila keadaan pantai tidak bersih dan dipenuhi sampah, wisatawan tidak akan mau lagi mengunjungi pantai di Indonesia yang akibatnya dapat mengurangi devisa negara.
Rusaknya lingkungan pantai juga dapat merusak ekosistem yang ada disana. Biota yang hidup di daerah pantai seperti terumbu karang dan ikan-ikan kecil akan mati bila tingkat pencemarannya tinggi. Untuk itu diperlukan upaya dari pemerintah maupun masyarakat untuk menjaga keindahan dan keasrian pantai.
PENYELESAIAN
Berbagai usaha telah dilakukan oleh pemerintah maupun masyarakat untuk mengatasi masalah abrasi dan pencemaran pantai ini. Untuk mengatasi masalah abrasi di Indonesia ini pemerintah secara bertahap melakukan pembangunan alat pemecah ombak serta penghijauan hutan mangrove di sekitar pantai yang terkena abrasi tersebut. Dalam mengatasi masalah abrasi ini, tentu ada saja hambatan-hambatan dan juga kesulitan-kesulitan yanag akan dihadapi, misalnya dalam pembangunan alat pemecah ombak ini diperlukan biaya yang sangat mahal dan juga wilayah tempat pembangunannya sangat luas, sehingga untuk membangun alat ini di seluruh pantai yang terkena abrasi akan memerlukan waktu yang sangat lama dan juga biaya yang sangat mahal. Upaya penanaman tanaman bakau di pinggir pantai juga banyak hambatannya. Tanaman bakau hanya dapat tumbuh pada tanah gambut yang berlumpur.
Hal ini akan menjadi sangat sulit karena sebagian besar pantai di Indonesia merupakan perairan yang dasarnya tertutupi oleh pasir, seperti kita ketahui bahwa tanaman bakau tidak dapat tumbuh pada daerah berpasir. Meskipun sangat sulit, tetapi usaha untuk mangatasi abrasi ini harus terus dilakukan. Jika masalah abrasi ini tidak segera ditanggulangi, maka bukan tidak mungkin dalam beberapa tahun ke depan luas pulau-pulau di Indonesia banyak yang akan berkurang. Agar upaya ini dapat berjalan dengan lebih baik, maka peranan dari semua elemen masyarakat sangat diperlukan. Pemerintah tidak akan dapat mengatasinya tanpa partisipasi dari masyarakat. Apabila alat pemecah ombak berhasil dibangun dan hutan bakau atau hutan mangrove berhasil ditanam, maka dampak abrasi tentu akan dapat dikurangi meskipun tidak sampai 100%.
Masalah pencemaran pantai juga harus diatasi denga sangat serius karena dapat merusak keindahan dan keasrian pantai. Untuk megatasi permasalahan ini kesadaran masyarakat akan pentingnya lingkungan harus ditingkatkan. Selain itu peraturan untuk tidak merusak lingkungan harus dibuat dan menindak dengan tegas bagi siapa pun yang melanggarnya.
Sekarang ini, di beberapa pantai masih banyak ditemui sampah-sampah yang berserakan. Selain itu, limbah pabrik yang beracun banyak yang dialirkan ke sungai yang kemudian mengalir ke laut. Hal ini dapat merusak ekosistem laut, dan juga dapat membunuh beberapa biota laut. Pemerintah seharusnya menghimbau agar seluruh pabrik-pabrik tersebut agar membuang limbahnya setelah dinetralisasi terlebih dahulu.
KESIMPULAN DAN SARAN
Abrasi dan pencemaran pantai merupakan masalah pelik yang dihadapi oleh masyarakat. Dari penjelasan kami di atas kami dapat menyimpulkan beberapa hal. Adapun beberapa kesimpulan yang dapat kami sampaikan adalah sebagai berikut :
Abrasi diakibatkan oleh naiknya permukaan air laut karena mencairnya lapisan es yang ada di daerah kutub bumi. Es tersebut mencair akibat terjadinya pemanasan global. Masalah abrasi maupun pencemaran lingkungan ini sangat sulit untuk diatasi karena kurangnya kesadaran masyarakat akan lingkungannya. Masih banyak orang yang membuang sampah pada sembarang tempat yang nantinya dapat mencemari lingkungan. Dampak yang diakibatkanoleh abrasi ini sangat besar. Garis pantai akan semakin menyempit dan apabila tidak diatasi lama kelamaan daerah-daerah yang permukaannya rendah akan tenggelam. Dampak dari abrasi dapat dikurangi dengan membangun alat pemecah ombak dan juga menanam pohon bakau di pinggir pantai. Alat pemecah ombak dapat menahan laju ombak dan memecahkan gelombang air sehingga kekuatan ombak saat mencapai bibir pantai akan berkurang. Demikian juga dengan pohon bakau yang ditanam di pinggiran pantai. Akar-akarnya yang kokoh dapat menahan kekuatan ombak agar tidak mengikis pantai.
Dari kesimpulan tersebut dapat kita lihat penyebab abraasi dan juga beberapa cara untuk mengatasinya. Kita juga dapat mengetahui dampak yang dapat ditimbulkan apabila hal ini tidak segera diatasi. Menurut kami permasalahan ini harus diselesaikan bukian hanya oleh pemerintah, tapi juga memerlukan partisipasi dari masyarakat. Selain kesimpulan tadi, kami juga memiliki beberapa saran yang akan kami sampaikan.
Adapun saran-saran yang akan kami sampaikan adalah sebagai berikut : Masyarakat harus mengambil peran dalam mengatasi masalah abrasi dan pencemaran pantai, karena usaha dari pemerintah saja tidak cukup berarti tanpa bantuan dari masyarakat. Pemerintah harus memberikan hukuman yang tagas bagi setiap orang yang merusak lingkungan. Pembangunan alat pemecah ombak dan penanaman pohon bakau harus segera dilakukan agar abrasi yang terjadi di beberapa daerah tidak bertambah parah. Bagi para pemilik pabrik maupun usaha apapun yang ada di sekitar pantai agar tidak membuang limbah atau sampah ke laut. Mereka harus menyediakan sarana kebersihan agar limbah atau sampah yang mereka hasilkan tidak mencemari pantai.
Demikianlah saran-saran yang dapat kami sampaikan,semoga apa yang telah kami sampaikan dapat menambah pengetahuan bagi masyarakat agar mau menjaga keasrian dan kebersiha lingkungan. Semua orang harus ikut berperan serta dalam menanggulangi masalah yang sangat berbahaya yang bernama ABRASI.
(Sumber: heldaheldot wordpress.com)
Flu Babi (Swine Influenza Viruses) April 29, 2009
Posted by tintabiru in Renung.add a comment
Apa itu flu babi?
Swine (babi) influenza atau flu babi merupakan penyakit pernafasan pada hewan babi yang disebabkan oleh virus influenza tipe A Orthomyxoviruses yang menjadi endemi pada populasi babi.
Virus flu babi dapat menyebabkan keadaan sakit tingkat tinggi namun dengan angka kematian yang rendah pada babi. Virus ini dapat menular diantara babi sepanjang tahun, namun paling sering muncul pada akhir musim gugur dan musim dingin.
Virus ini pertama kali diisolasi dari babi pada tahun 1930.
Dapatkah flu babi menular ke manusia?
Normalnya, virus flu babi tidak menginfeksi manusia. Walaupun begitu, infeksi pada manusia dapat dan telah terjadi. Virus flu babi dilaporkan telah menyebar antar manusia. Dulu penularan virus ini masih terbatas dan tidak diteruskan ke lebih dari 3 orang.
Orang yang terinfeksi virus flu dapat menularkannya ke orang lain 1 hari sebelum gejala flu itu muncul dan sampai 7 hari atau lebih setelah mengalami sakit. Anak-anak mungkin dapat berpotensi menularkan penyakitnya untuk periode yang lebih lama dari itu.
Bagaimana virus flu babi menyebar?
Penyebaran virus flu babi diperkirakan sama dengan penyebaran virus flu musiman. Virus flu paling sering menyebar antar manusia melalui batuk dan bersin. Terkadang orang juga dapat terinfeksi hanya dengan menyentuh sesuatu benda yang terkontaminasi virus flu lalu mereka menyentuh mata, mulut dan hidung mereka.
Apa tanda dan gejala flu babi pada manusia?
Gejala flu babi pada manusia sama dengan gejala flu biasa, meliputi:
-
Demam
-
Batuk
-
Sakit pada badan, kepala, ataupun tenggorokan
-
Kedinginan
-
Badan terasa lemas
Selain itu, beberapa orang melaporkan bahwa mereka mengalami diare dan muntah-muntah akibat flu yang dideritanya. Dulu, sakit yang parah (penumonia dan gagal pernafasan) dan kematian telah dilaporkan akibat virus flu babi. Flu babi juga dapat memperparah kondisi penyakit kronis yang dialami penderitanya.
Tanda-tanda yang muncul pada anak dan membutuhkan perawatan darurat medis:
-
Nafas yang cepat atau kesulitan bernafas
-
Kulit berwarna kebiruan
-
Tidak minum cukup cairan
-
Tidak bangun atau tidak berinteraksi dengan orang lain
-
Anak menjadi lekas marah atau ngambek dan tidak mau disentuh orang lain
-
Gejala seperti flu bertambah parah
-
Demam disertai dengan ruam
Tanda-tanda yang muncul pada orang dewasa dan membutuhkan perhatian darurat medis:
-
Sulit bernafas atau nafas pendek
-
Sakit pada dada atau perut
-
Pusing yang datang tiba-tiba
-
Merasa kebingungan
-
Muntah-muntah yang parah atau terus-menerus
Apa yang harus dilakukan agar tidak tertular?
Ada beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mencegah penularan flu seperti flu biasa, flu burung, atau flu babi ini. Pertama dan yang paling penting adalah mencuci tangan. Jaga kesehatan Anda secara keseluruhan. Istrirahat atau tidur yang cukup, tetap aktif secara fisik, kendalikan stress, minum cairan yang cukup, dan makan makanan yang bernutrisi.
Cobalah untuk tidak menyentuh permukaan atau benda yang mungkin terkontaminasi virus flu. Hindari juga kontak dekat dengan penderita.
Untuk mencegah penularan flu kepada orang lain, ada beberapa langkah yang dapat dilakukan:
-
Tutup mulut dan hidung ketika batuk atau bersin dengan menggunakan tissue, lalu buanglah tissue tersebut ke tempat sampah.
-
Cuci tangan dengan air dan sabun, terutama setiap habis batuk atau bersin. CDC merekomendasikan untuk mencuci tangan dengan sabun dan air hangat selama 15 sampai 20 detik. Pembersih tangan instan berupa gel sanitizer juga cukup efektif.
-
Apabila Anda menderita sakit influenza, CDC merekomendasikan Anda untuk tetap tinggal di rumah dan menghindari kontak dengan orang lain untuk mencegah penularan.
Apakah flu babi dapat menular dengan mengkonsumsi daging babi?
Tidak. Virus flu babi tidak menular melalui makanan. Aman untuk memakan daging babi yang sudah ditangani dan dimasak dengan baik. Memasak daging babi dengan suhu 160 derajat F dapat membunuh virus flu begitu juga dengan bakteri dan virus yang lain.
Adakah obat untuk merawat penderita flu babi?
Vaksin untuk mencegah penularan virus flu babi mungkin belum ditemukan, namun menurut badan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS atau Centers for Disease Control and Prevention (CDC), ada obat yang digunakan untuk merawat penderita flu babi.
CDC merekomendasikan penggunaan antivirus oseltamivir atau zanamivir untuk perawatan dan pencegahan infeksi flu babi. Untuk perawatan, obat antivirus berkerja paling baik apabila dimulai sesegera mungkin setelah mengalami sakit (paling tidak dalam 2 hari setelah munculnya gejala).
Perlukah Indonesia takut?
Menkes Siti Fadilah Supari mengatakan bahwa masyarakat Indonesia tidak perlu takut tapi harus tetap waspada. Menko Kesra Aburizal Bakrie juga telah memberikan pernyataan bahwa sudah ada konfirmasi bahwa flu babi terjadi di negara yang beriklim subtropis dengan 4 musim, dan belum ditemukan flu babi di negara tropis.
Namun, kewaspadaan tetap diperlukan. Masyarakat perlu mengetahui tentang penyakit ini, gejalanya, dan cara pencegahannya. Karena organisasi kesehatan PBB World Health Organization (WHO) telah memberikan peringatan bahwa flu ini bisa menyebar ke seluruh dunia.
(Sumber: gigisehatbadansehat.blogspot.com, yang merangkum dari website Centers for Disease Control and Prevention (CDC) Amerika Serikat, Departemen Kesehatan Indonesia, dan Detik.com)
Berbaik Sangka April 25, 2009
Posted by tintabiru in Spirit.add a comment
Hidup pasti akan pernah merasakan yang namanya kegagalan. Baik itu di karir, usaha, bahkan urusan percintaan sekalipun. Nah pada saat kita menghadapi yang namanya kegagalan atau jatuh di dalam hidup kita, maka kita sangat membutuhkan yang namanya berpikir positif. Kenapa demikian? Berpikir positif mengantarkan kita kepada suatu arena berpikir jernih dan solution creator.
Pada saat kita menghadapi masalah dengan sikap positif thinking, maka kita tidak akan menghabiskan waktu untuk mencari siapa penyebabnya atau siapa kambing hitamnya. Orang yang berpikir positif pasti akan selalu bilang : “Ini adalah bagian dari hidupku, aku adalah manusia yang tidak akan lepas dari kesalahan dan saya yakin bahwa kesalahan itu akan menjadikan saya individu yang lebih baik.Di dalam bukunya Brian Tracy, seorang CEO Brian Tracy Internasional dalam bukunya “Change Your Thinking Change Your Life”, mengatakan dalam melakukan kesalahan selalu ada dua pihak. Dan dia mengatakan bahwa fakta menunjukkan diperlukan dua orang untuk membangun sebuah penjara, sang tawanan dan sang penjaga, dan kedua duanya akan terperangkap dalam penjara tersebut.
Tentu anda menanyakan kenapa saya mengutip kalimat diatas, disini saya ingin mengajak anda berpikir bahwa kegagalan yang anda rasakan sekarang juga merupakan buah dari kesalahan kesalahan anda lakukan baik itu kecil, sedang atau besar, jadi anda tidak perlu lagi untuk melihat siapa yang salah dan akan anda jadikan kambing hitam, itu adalah perbuatan sia sia yang menghabiskan energi anda, Cobalah anda hilangkan sugesti negative anda dan bawalah pikiran positif anda untuk menghadapi masalah dan kegagalan itu maka anda akan diantarkan untuk menjadi seorang solution creator.
Berikut saya akan membawakan kepada anda sebuah kasus yang pernah saya alami di tempat saya bekerja. Saya waktu menghadapi suatu masalah yang sangat pelik, di mana saya menghilangkan cek gaji karyawan yang telah di tanda tangani oleh para direksi yang saat itu sedang bertugas di luar negeri. Sementara hari itu adalah tanggal 25 dan semua karyawan di kantor Jakarta dan di kilang di Palembang sedang menunggu slip gaji yang saya pegang untuk di kirimkan ke bank agar di transfer ke masing-masing rekening mereka.
Namun hal itu sepertinya akan tertunda. Lalu saya melapor ke atasan saya seorang finance manager, dan saya menceritakan kejadian tersebut. Lalu apa yang terjadi? Dia dengan santainya mengatakan :
“Baiklah, sekarang kita lihat berapa dana yang ada di rekening kita, berapa yang ada di bank dan kemungkinan dari mana dana tersebut bisa kita kumpulkan”
Lalu saya jalankan perintah atasan saya dan dalam waktu 15 menit masalah yang sudah membuat saya keringat dingin dari pagi tadi selesai. Dan kita bisa menangani masalah tersebut dengan meracik semua rekening yang ada. Itulah gunanya seorang teman, bos dan partner yang berpikir positif dalam menghadapi masalah. Mereka selalu menjadi solution creator, dan contoh yang di berikan atasan saya tadi selalu menjadi pedoman bagi saya, bahwa kita tidak memiliki cukup waktu untuk menyalahkan orang. Yang harus kita pikirkan bahwa kita harus bangun dan merapikan bongkahan-bongkahan kegagalan yang sedang menimpa kita.
Jadi bila anda menghadapi masalah, berpikirlah positif karena dia akan menjadi pegas bagi anda untuk melompat lebih tinggi.
Menguasai Diri April 4, 2009
Posted by tintabiru in Renung.add a comment
“ Empat perkara yang jika ada pada diri seseorang niscaya Allah akan menjaganya dari setan dan mengharamkannya dari api neraka, yaitu siapa saja yang bisa menguasai diri tatkala didera oleh keinginan, rasa takut, nafsu syahwat dan kemarahan.”
( Al-Imam Al-Hasan Al-Bashri )
Tertawalah… March 31, 2009
Posted by tintabiru in Spirit.add a comment
Bisakah kalian mengupayakan untuk tertawa paling tidak 10 menit sehari? Demikian usul Norman Cousins, seorang psikolog kesehatan, mengutip studi seorang filsuf yang menempatkan humor dalam dunia pengobatan. Cousins pernah mencoba menyembuhkan penderitaan pasien dengan cara kontroversial. Bukan dengan obat-obatan, melainkan dengan resep tertawa dan memupuk semangat hidup. Ternyata saran itu tidak hanya mengurangi rasa sakit yang menyiksa, tubuh pasien pun menjadi lebih sehat.
Melihat hasil terapinya, Cousins semakin yakin, tertawa bisa memperpanjang umur dan ikut membantu menyembuhkan penyakit. Walaupun hasil penelitian itu belum dapat dibuktikan secara ilmiah. Makin banyak tertawa, makin senang, dan tertawa dapat membuat kita berumur panjang. Pepatah Tiongkok menyatakan, “Ie dien san siauw, Sie Bhe Liao (satu hari dapat tertawa tiga kali, tak akan mati muda)”.
TERTAWA ITU BIKIN KEBAL
Kita sebagai manusia biasa tentu tidak bisa lepas dari tawa dan humor. Banyak parodi dan kekeliruan di muka bumi ini yang laik dihumorkan. Bahkan, perjalanan hidup anda yang getir sekalipun cukup buat bahan tertawa. Tawa getir tentunya. Maka terbitlah: mati ketawa cara Rusia, mati ketawa ala Soeharto, atau humor sufi. Semua menjadi saluran kegetiran hidup yang dirasa mampat.
Terlepas apakah sebuah humor itu getir atau manis, rupanya suatu tawa mampu meningkatkan kekebalan tubuh manusia. Satu penelitian menyebutkan suara tawa dapat meningkatkan sistem kekebalan hingga 40 persen.
Karenanya, para ahli yang terlibat dalam penelitian itu berkeyakinan, saat ini para profesional kesehatan sebaiknya memandang serius humor sebagai sebuah terapi.
Penelitian di Universitas Indiana State, Amerika Serikat, mengambil sampel 33 wanita sehat. Setengah dari mereka menonton film komedi. Setengahnya lagi menonton film wisata. Ketika film berakhir, para peneliti mengambil sampel sel kekebalan mereka yang diketahui sebagai sel pembunuh alami dan mencampurkannya dengan sel kanker. Tujuannya, melihat bagaimana efektivitas penyakit menyerang tubuh mereka.
Ditemukan: Wanita yang terpingkal-pingkal oleh adegan film komedi ternyata memiliki sistem kekebalan lebih sehat daripada mereka yang menonton film wisata.
Dr. Mary Bennet, kepala penelitian itu, menerangkan ini akan menjadi penting secara klinis. Penggunaan humor guna merangsang tertawa dapat menjadi terapi efektif buat menurunkan stres dan memperbaiki aktifitas sel pembunuh alami.
Sampai-sampai, di Amerika Serikat, workshop humor telah dipasarkan bagi penyembuhan dan menurunkan stres. (pals yang di amrik… apa betul tuh? gimana cara kerjanya yach?)
Lalu apa guna tertawa, humor dan senyum simpul?
Berikut sedikit diantara sejumlah manfaat yang bisa diperoleh:
Sedikit Otot. Tidak seperti orang yang murah senyum, orang stres tampak lebih letih dan pesimistis. Dari segi fungsi otot pun berbeda. Kalau orang tersenyum hanya memakai satuan otot, orang stres puluhan otot. Artinya, kelompok tersenyum memakai tenaga otot lebih kecil atau lebih irit daripada kelompok penderita stres.
Buka Ventilasi. Tertawa merupakan harmonisasi gerak dari 15 otot wajah yang dapat ikut menghambat proses pengerutan wajah pada usia uzur. Juga memberikan latihan ringan bagi tubuh, karena otot dilatih berdenyut di atas rata-rata, khususnya otot muka. Tertawa kuat tentu menggunakan otot yang lebih besar, sehingga dapat diibaratkan membuka ventilasi jendela ruangan.
Bebas Bernafas. Mereka yang banyak menebar tawa akan lebih bebas dalam bernafas. Sebab, tertawa mempercepat keluarnya udara jenuh dari tubuh yang langsung digantikan dengan udara segar. Pergantian itu akan memperkaya oksigen dalam darah serta membersihkan bagian respirasi atau alat pernafasan.
Hadang Infeksi. Selama tertawa, dikatakan juga, antibodi tubuh serta sel darah putih aktif menghadang infeksi, sedangkan hormon mampu meningkatkan kesiagaan dan fungsi memori.
Hilangkan Stres. Tertawa diyakini mampu menghilangkan rasa cemas, bingung, sedih, dan gelisah. Stres pun dapat ditanggulangi. Tak ada salahnya bila setiap rumah sakit menerapkan program humor. Tentu tanpa harus mengabaikan prosedur standar medis. Terapi penyakit jantung dan kanker pun, menurut penelitian terakhir, bisa dibantu dengan mengusahakan agar pasien mau tertawa lebar untuk membantu penyembuhan.
(Sumber: Anonymous)